Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dengan HTR

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dengan HTR

Beberapa tahun terakhir perkembangan industri perkayuan di Indonesia semakin pesat, namuan hal ini tidak diimbangi dengan budidaya penanaman pohon dengan baik. Dampaknya Indonesia menjadi salah satu negara yang diberikan predikat sebagai perusak hutan terbesar di Dunia. Menanggapi hal diatas pemerintah Indonesia melakukan pencabutan izin atas penebangan hutan alam dan tetap mengambangkan industri perkayuan dengan HTR (Hutan Tanam Rakyat).

Menurut mentri kehutanan Indonesia, hutan yang bagus su­dah tinggal sedikit. Lahan gam­but di Indonesia 20 juta hektar, tapi 12 juta hektar sudah dialihfungsikan se­bagai kawasan industri, se­hingga tinggal 8 juta hektar tersisa. Jadi, lahan yang tersisa pun tidak boleh dieks­ploitasi, konversi, dan tidak boleh dirusak lagi. Soalnya, kalau lahan gambut itu dirubah fungsi­nya akan menyebabkan mudah ter­bakar dan akan merusak hutan.

Dengan adanya pengembangan industri perkayuan HTR, pemerintah berharap hal ini dapat mendorong bergerak­nya sektor riil kehutanan atau industri kehutanan yang bertujuan menyerap tenaga kerja dan me­ngurangi pengangguran. Selain itu dengan pemberdayaan ekono­mi masyarakat di sekitar kawasan hutan dan dapat mengurangi kemiskinan di Indonesia.

Program HTR dari I-GIST

I-GIST adalah sebuah program yang memberikan peluang kepada semua kalangan masyarakat untuk berinvestasi dibidang agrobisnis. I-GIST adalah sebuah peluang bisnis yang sangat strategis untuk berkiprah di sektor pengembangan hutan tanaman untuk memenuhi kebutuhan industri kayu olahan indonesia disektor bahan baku plywood, blockboard, partical board, pulp (industri kertas), sektor kerajinan kayu ukiran, peti kemas dan lain sebagainya.

Program investasi jabon I-GIST ini merupakan investasi yang memiliki prospek kedepan sangat bagus, mengingat industri perkayuan saat ini tidak diperbolehkan menebang hutan alam melainkan menggunakan HTR atau Hutan Tanam Rakyat. Selain itu dengan dengan adanya program ini akan turut memberdayakan ekono­mi masyarakat di sekitar kawasan hutan yang akan kita tanami, dan dapat mengurangi kemiskinan di Indonesia.



Info lengkap Investasi Jabon I-GIST silahkan KLIK DISINI



Jual Properti Murah Return 80% Per Tahun

Jual Properti Murah Return 80% Per Tahun, Pertamakali dan satu-satunya di Dunia, properti harga termurah dengan return tertinggi, harga mulai 50juta.

Jual Properti Murah Return 80% Per Tahun

Pertamakali dan satu-satunya di Dunia, properti harga termurah dengan return tertinggi mencapai 400% per tahun. I-GIST atau "International Green Investment System" memperkenalkan konsep baru berinvestasi dibidang properti dengan pertumbuhan aset paling tinggi mencapai 400% per tahun, sehingga bisa dikatakan sebagai peluang investasi properti yang paling menguntungkan.

Green Property I-Gist adalah sebuah program yang ditawarkan kepada Anda untuk memiliki aset properti bukan dalam bentuk tanah dan bangunan melainkan dalam bentuk "kayu". Dengan Green Property Anda berkesempatan untuk memiliki bisnis dalam bidang perkayuan yang sepanjang sejarah tidak pernah turun harganya. Momentum bisnis perkayuan sangat baik karena kebutuhan kayu yang sangat tinggi dan terus menerus, sedangkan suplai sangat rendah sehingga harga kayu cenderung meningkat setiap tahunnya. Dengan kata lain, kayu merupakan properti yang tidak kalah nilainya jika dibandingkan properti lainnya berupa tanah dan bangunan.



Selain itu, mengembangkan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) melalui "Green Property" akan mendapatkan banyak fasilitas-fasilitas yang dapat memudahkan dan menguntungkan Anda, misalnya :
  1. Gratis pencarian lahan
  2. Gratis penanaman dan perawatan sampai dengan masa panen
  3. Gratis pengurusan legalitas dan sertifikasi
  4. Gratis pendampingan tenaga ahli
  5. Gratis sistem monitoring dan pelaporan
  6. Gratis tenaga ahli dari pusat litbang kementerian kehutanan RIGratis penggantian pohon jika pohon mati, rusak, hilang, dan akibat bencana alam (syarat dan ketentuan berlaku)

BERGABUNG DENGAN PROGRAM GREEN PROPERTY I-GIST SEKARANG JUGA,BERBISNIS GREEN PROPERTI SEKALIGUS IKUT MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH DAN POTENSI HASILNYA LUAR BIASA


Dalam waktu yang tidak terlalu lama Cluster Green Property sudah banyak yang terjual, berikut beberapa cluster yang sudah terjual :







Info Lengkap Green Property (I-GIST) PT.GMN Call: 082233900800 / 08561900800
Office: Jl. Ijen No. 79 Malang, Jawa Timur


Green Property I-GIST Kenaikan Nilai Mencapai 100% / Tahun

SUPER DAHSYAT! Green property I-GIST kenaikan nilai mencapai 100% / Tahun dengan memanfaatkan daya ungkit properti kayu hutan tanam rakyat.

Green Propery I-GIST

Bisnis Properti di Indonesia

Green Property
Prospek investasi properti di Indonesia cukup menjanjikan karena produk investasi tersebut memiliki tingkat keamanan lebih baik dibandingkan jenis lain yang ditawarkan kepada masyarakat di Indonesia. Selain itu didukung besarnya permintaan pasar properti di Tanah Air menjadikan investasi ini sangan menarik. Tapi tahukah anda seberapa besar kenaikan properti di Indonesia? Dan apakah benar semua properti di Indonesia akan memiliki kenaikan harga yang bagus?

Harga tanah di Indonesia rata-rata meningkat 15-20% / tahun, atau sedikit lebih tinggi dibanding dengan suku bunga Deposito. dengan kata lain dengan membeli properti dapat mengamankan aset kita dari Invlasi di Indonesia yang besarnya sekitar 6-10% / tahun. Tapi ada banyak kejadia dimana properti harganya turun atau kenaikan yang lambat, hal ini dikarenakan berbagai faktor, antara lain dikarenakan letak yg kurang setrategis ataupun sejarah yang kurang bagus. Untuk berinvestai properti diperlukan pengalaman dan kejelian dalam memilih properti. Selain itu diperlukan modal yang besar untuk memulai bisnis properti jika kita tidak memiliki skil khusus.

Green Property I-GIST

Green Property I-Gist adalah salah satu program yang ditawarkan kepada masyarakat untuk memiliki aset properti bukan dalam bentuk tanah dan bangunan melainkan dalam bentuk "kayu". Dengan Green Property Anda berkesempatan untuk memiliki bisnis dalam bidang perkayuan yang sepanjang sejarah tidak pernah turun harganya. Momentum bisnis perkayuan sangat baik karena kebutuhan kayu yang sangat tinggi dan terus menerus, sedangkan suplai kayu sangat rendah sehingga harga kayu cenderung meningkat setiap tahunnya. Dengan kata lain, kayu merupakan properti yang tidak kalah nilainya jika dibandingkan properti lainnya berupa tanah dan bangunan. Berikut adalah perbandingan antara Bisnis Properti Umum dan Green Propert.



Selain itu, mengembangkan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) melalui "Green Property" akan mendapatkan banyak fasilitas-fasilitas yang dapat memudahkan dan menguntungkan Anda, misalnya :
  1. Gratis pencarian lahan
  2. Gratis penanaman dan perawatan sampai dengan masa panen
  3. Gratis pengurusan legalitas dan sertifikasi
  4. Gratis pendampingan tenaga ahli
  5. Gratis sistem monitoring dan pelaporan
  6. Gratis tenaga ahli dari pusat litbang kementerian kehutanan RIGratis penggantian pohon jika pohon mati, rusak, hilang, dan akibat bencana alam (syarat dan ketentuan berlaku)

BERGABUNG DENGAN PROGRAM GREEN PROPERTY I-GIST SEKARANG JUGA,BERBISNIS GREEN PROPERTI SEKALIGUS IKUT MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH DAN POTENSI HASILNYA LUAR BIASA


Dalam waktu yang tidak terlalu lama Cluster Green Property sudah banyak yang terjual, berikut beberapa cluster yang sudah terjual :







Info Lengkap Green Property (I-GIST) PT.GMN Call: 082233900800 / 08561900800
Office: Jl. Ijen No. 79 Malang, Jawa Timur



Peluang Bisnis Kayu Jabon di Indonesia

Pohon Jabon atau Anthocephalus Candaba atau yang biasa dikenal dengan nama Jati Bongsor adalah tanaman kayu yang sangat bagus untuk penghijauan dimana tumbuhan ini pertumbuhanya paling cepat di dunia dibanding dengan tanaman kayu keras yang lainya, bahkan lebih cepat dibanding pertumbuhan kayu jabon. Dengan pertumbuhan rata-rata diameter 10 cm pertahun dan tingginya dapat mecapai 25 m. Kayu Jabon dapat dipanen pada usia 5 tahun dengan volume kayu +0,9 m3/pohon dengan harga jual mencapai diatas Rp.1.000.000/Pohon tergantung besar dan kecilnya ukuran kayu jabon.

Prospek penanaman pohon jabon kedepan sangat baik. hal ini disebabkan oleh kebutuhan kayu jabon yang terus meningkat setiap tahunnya. Adanya jaminan pemasaran, baik didalam maupun diluar negeri dengan harga yang semakin tinggi sangat menguntungkan petani tanaman jabon. Para petani jabon pun tidak hanya mendapatkan keuntungan dari pohon jabon, petani juga memperoleh pendapatan dari palawija yang ditanam secara tumpangsari pada penanaman jabon.

Pada tahun 2009, harga jabon di pasaran mencapai Rp.900.000/m3. Hingga saat ini harga kayu jabon meningkat menjadi Rp.1.160.000/m3 tergantung besar kecil diameter kayu. Dengan harga jual yang terus meningkat tentu menjadi peluang yang cukup terbuka bagi para pekebun.

Jika dihitung nilai kelayakannya, investasi kebun jabon cukup menguntungkan. Hal ini disadarkan pada permintaan pasar internasional dan domestik terhadap jabon yang terus meningkat karena jabon dikenal sebagai kayu budi daya yang dapat mengurangi tekanan terhadap hutan alam yang tersisa.

Berinvestasi di Hutan Tanam Industri perkebunan jabon saat ini sangat menarik, karena tidak perlu menunggu lama sampai puluhan tahun, hanya dalam 5-6 tahun sudah bisa kita panen dan industri perkayuan sampai dengan pabrik kertas sudah menunggu, sebagai ilustrasi dengan modal awal 100juta-an kita bisa memiliki kebun jabon 1 hektar dengan total 700 btg pohon dengan status tanah sewa/kontrak selama 10 tahun.

Berapa keuntungan yang bisa kita dapat:

  1. Panen pertama 5-6tahun : 70% dari 700 pohon dengan harga sekitar Rp 1.160.000/m3 = Rp 490.000.000
  2. Panen kedua 10tahun : 50% dari 700 pohon dengan harga sekitar Rp 1.160.000/m3 = Rp 350.000.000 
Jadi total hasil yang diperoleh setelah 10tahun mencapai Rp 840.000.000

Hutan Tanam Industri (HTI) yang pembangunannya dimaksudkan untuk menyediakan bahan baku bagi industri perkayuan di Indonesia, tampaknya akan memperolah banyak keuntungan dengan menanam jabon dibandingkan menanam jenis lainya. beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan menanam pohon jabon adalah sebagai berikut :
  1. Masa masak tebang relatif pendek. 
  2. Pengelolaan relatif mudah. 
  3. Persayaratan tempat tumbuh tidak rumit. 
  4. Kayunya serbaguna. 
  5. Permintaan pasar terus menigkat. 
  6. Membantu menyuburkan tanah dan memperbaiki kualitas lahan.
Pasar dunia sangat menerima kayu jabon karena ringan dan merupakan hasil budidaya, bukan pengambilan dari hutan alam. Melalui mekanisme REDD (Reducing Emissions from Deforestation and Degradation) yang prospektif dimasa datang, pengolahan hutan jabon yang lestari serta pengolahan produknya yang efisien bukan tidak mungkin untuk mendapat insentif pendanaan yang cukup besar dari sumber-sumber internasional. Saat ini perkembangan industri dengan bahan baku kayu jabon sudah menembus pasar internasional.

Kayu jabon selain digunakan sebagai bahan baku industri kayu, juga dimanfaatkan untuk barang kerajinan seni yang bernilai tinggi yaitu sebagai bahan untuk membuat batik kayu dengan memanfaatkan sisa-sisa cat dan zat pewarna batik untuk membatik diatas kayu jabon. Kayu yang tidak terpakai dibentuk terlebih dahulu menjadi patung, topeng, atau lemari kecil. Selain mudah dibentuk, kayu jabon juga mudah diberi warna karena mudah menyerap air dan tahan terhadap berbagai cuaca.

Pemanasan Global di Indonesia

Prestasi baru diraih Indonesia. Namun sayang ini bukan prestasi menggembirakan. Indonesia dinobatkan menjadi negara nomor ke-10 yang memberikan kontribusi terhadap pemanasan global di dunia. Nomor satu dipegang Amerika Serikat.

"Kontribusi pemanasan global di Indonesia lima persen dari total pemanasan global sedunia," kata Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar. Rachmat menyatakan hal itu dalam pertemuan nasional pengarusutamaan lingkungan hidup dalam perencanaan pembangunan nasional di Jakarta, Senln (23/3).

Menurut Rachmat, kerusakan hutan Indonesia masih 40 persen dari total hutan yang ada. Jadi masih ada 60 persen hutan yang masih bagus. Negara yang paling besar kontribusinya kerhadap pemanasan global yakni Amerika Serikat. "Tingkat kontribusinya 27-30 persen," jelasnya.

Rachmat mcngatakan, kontribusi pemanasan global Indonesia berasal dari efek rumah kaca dan emisi sampah. Indonesia menyumbangkan andil pemanasan global cukup besar karena lingkungan yang rusak.

Pembukaan lahan secara radikal, penggundulan hutan dan pembakaran lahan, menjadi penyumbang dampak pemanasan global yang tinggi. Tidak hanya Kalimantan dan Papua saja yang mengalami kerusakan hutan, wilayah Sumatera juga mengalami hal yang sama parahnya.

Untuk menekan kerusakan hutan, Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional,(BKPLN) didirikan. Badan itu, jelas Rachmat, melibatkan Kementerian Hutan, Pekerjaan Umum, Depdagri, dan Lingkungan Hidup. Badan ini membahas secara strategis pemanfaatan ruang nasional.

  • Sungai es meleleh
Jika pemanasan global terus berlangsung seperti sekarang, diprediksikan pegunungan di seluruh dunia terancam kehilangan sungai es (gletser) pada akhir abad ini. Laporan Program Lingkungan PBB (United Nations Environment Programme/ UNEP) menyebutkan, meskipun secara alamiah penyusutan sungai es memang terjadi, namun tren yang terjadi sekarang berbeda.

"Tren penyusutan sungai es yang terjadi sekarang bersifat mendunia dan cepat, bahkan mengalami percepatan. Ini akan mengakibatkan banyak pegunungan di dunia kehilangan sungai es pada akhir abad 21," ungkap laporan tersebut.

Menurut laporan itu, penyusutan es pada periode 1996-2005 meningkat dua kali lipat dibanding satu dekade sebelumnya, yakni 1986-1995, dan lebih dari empat kali dibanding dua dekade sebelumnya, yakni 1976-1985. Dengan pelelehan ini, tentu bahaya banjir akan mengancam di mana-mana.

  • Riau Berpotensi Puting beliung
Dampak pemanasan global juga memicu terjadinya bencana yang lain, semisal badai dan angin puting beliung. Akibat pergantian musim dan cuaca yang tak menentu, angin beliung sering kali terjadi di wilayah Sumatera.

Angin kencang disertai badai dan petir yang terjadi Minggu (22/3) malam di Pekanbaru dan menyebabkan pesawat RAL harus mengalihkan pendaratan (divert) ke Batam, sudah dikategorikan angin puting beliung.

Staf analisa BMG Pekanbaru, Slamet Riyadi kepada Tribun menjelaskan, kecepatan angin malam itu maksimal mencapai 40 knot/kam atau sekitar 72 km/jam. Karena itulah disebut sebagai angin puting beliung, dimana kecepatan minimum puting beliung adalah 30 knot/jam.

Angin puting beliung ini tidak bisa diprediksi oleh stasiun BMG, baik dari besar maupun lokasinya, karena sifatnya lokal. "Kami bisa mengetahui akan ada puting beliung kira-kira setengah hingga satu jam sebelumnya. Tapi tidak bisa memprediksi lokasinya dimana dan kejadiannya pun pendek. Sekitar 3 hingga 10 menit saja," kata Slamet Riyadi.

Namun fenomena ini, tutur Slamet, besar kemungkinan terjadi di Riau karena bulan ini memasuki puncak musim hujan pertama di Riau. Dan tepat hari ini, Senin (23/3), posisi matahari berada di garis equator. Posisi ini telah diperkirakan oleh BMG Pekanbaru dan diprediksi bisa memunculkan hujan deras disertai angin kencang dan petir.

Hujan dan angin kencang memang biasa terjadi pada musim pancaroba. Ditambah lagi dengan siklus matahari berada di garis equator yang memunculkan pemanasan maksimum. Suhu udara di masa ini maksimal bisa mencapai 32 hingga 34 derajat Celcius.

Adanya pemanasan ini memicu pembentukan gumpalan awan cumulus nimbus, yakni gumpalan awan besar berwarna hitam seperti bunga kol yang menjulang tinggi. Gumpalan awan itu menjadi hujan deras dan diikuti dengan angin kencang dan petir.

Kejadian ini, menurut analisa BMG Pekanbaru, akan tetap bisa muncul di Riau sampai bulan April. "Bulan Maret sampai April ini kan masuk puncak musim hujan pertama di Riau, sedangkan puncak keduanya terjadi di bulan Oktober dan November. Di masa transisi itulah fenomena alam seperti ini kemungkinan besar muncul," kata Slamet.

Dikonfirmasi ke pihak bandara, angin puting beliung yang melanda Pekanbaru Minggu (22/3) malam, tidak merusak peralatan di bandara. Airport Duty Manager, Ibnu Hasan menyebutkan semua peralatan masih dalam kondisi normal.

Mau Deposito Bunga Tinggi Jabon I-GIST Jadi Solusi

Deposito merupakan salah satu investasi yang paling diminati masyarakat, karena selain keamanan terjamin Deposito memiliki return yang pasti setiap tahunya.

Apakah Deposito Merupakan Investasi yang Menjanjikan?

Secara teknis deposito merupakan investasi yang sangat menjanjikan, karena bisa dipastikan setiap deposito di Bank akan mendapatkan return atau hasil yang biasa kita sebut dengan bunga deposito dengan jumlah tertentu. Pastinya dengan bunga tersebut jumlah nominal uang yang kita investasikan akan bertambah dari waktu kewaktu. Tapi apakah secara riil apakah nilai uang yang kita depositokan bisa dipastikan meningkat? Atau sebaliknya, malah berkurang atau menyusut?

Pada umumnya tingkat suku bunga deposito berkisar antara 6% s/d 8% per tahun (belum dipotong pajak). Sedangkan, tingkat inflasi yang ada di Indonesia dewasa ini berkiar antar 9% s/d 10% per tahun. Dari gambaran persentase tersebut bisa kita lihat bahwa hasil tabungan dan deposito tidak bisa mengalahkan tingkat inflasi.

Secara sederhana inflasi dapat digambarkan sebagai berikut: misal hari ini sebuah barang berharga Rp 10.000,- dengan inflasi 10% tahun depan harganya menjadi Rp 11.000,- Jika hari ini anda memiliki uang Rp 10.000,- maka anda bisa membeli barang itu saat ini juga, tapi tidak akan bisa membelinya tahun depan jika uang tersebut anda tabung atau depositokan. Hasil tabungan tahun depan maksimal adalah Rp 10.400,- dan hasil deposito maksimal hanya Rp 10.800,-
Jadi masihkah anda menganggap deposito ini merupan investasi yang menjanjikan keuntungan?

Jabon Deposito Masa Depan?

Jika anda bertanya, adakah deposito dengan suku bunga tinggi? Adakah deposito yang suku bunganya mencapai 30% sehingga bisa jauh diatas angka inflasi? Jawabanya "Tidak Ada".
Tapi jika anda bertanya adakah investasi yang aman secara hukum, dan aman secara resiko seperti deposito, tapi memiliki return mencapai 30% setiap tahunya? Jawabanya "Ya Ada"

Memperkenalkan Investasi jabon I-GIST dari PT. Global Agro Bisnis memberikan solusi investasi aman baik secara hukum maupun secara resiko, dan memiliki hasil 30% sampai 60% pertahun. I-GIST merupakan suatu investasi yang menggunakan program penghijauan khususnya penanaman kayu jabon sebagai daya ungkit. Program I-GIST juga memiliki sertifikat lengkap dan pasal-pasal yang jelas yang dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. PT. Global Agro Bisnis juga sudah terdaftar di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sehingga sangat terpercaya secara legalitas. Untuk lebih jelas mengenai program investasi jabon I-GIST silahkan KLIK DISINI.


Download Sertifikat Jabon I-GIST

Sertifikat kepemilikan jabon I-GIST
Contoh sertifikat kepilikanjabon I-GIST beserta pasal-pasal dan perjanjian bisa anda download DISINI





Buka Lahan Baru di Daerah Sinar Jaya


PT. Global Agro Bisnis baru saja membuka lahan baru di daerah Sinar Jaya Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut. Tampaknya I-GIST sudah mulai banyak diminati masyarakat, dan ini terbukti dalam waktu yang tidak terlalu lama Cluster Green Property sudah banyak yang terjual, berikut beberapa cluster yang sudah terjual


DOKUMEN-DOKUMEN PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA I-GIST DAN PEMERINTAH DESA SINAR JAYA DAPAT DIDOWNLOAD DISINI


Quality Control Bibit dan Penanaman di Cluster Saguling


Seperti yang kita ketahui sebelumnya, setelah bibit pohon jabon beradaptasi sekitar 5-7 hari dari proses distribusi. Bibit jabon ini kemudian dilakukan pengqualityan oleh Team Quality Control dari PT. Global Agro Bisnis. Pengqualityan ini dilakukan guna mensortir bibit jabon unggulan yang layak tanam sesuai dengan SOP perusahaan.

Investasi Jabon I-GIST Mendapat Izin Prinsip Dari BKPM

Investasi Jabon I-GIST mendapat izin prinsip dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), serta semua lahan dan penanaman yang dilaksanakan oleh IGIST sudah terdaftar di BKPM.


IZIN PRINSIP DARI BKPM

Diinformasikan PT. GLOBAL AGRO BISNIS saat ini telah mendapatkan izin prinsip dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dalam hal ini kaitannya juga serta dengan semua lahan dan penanaman yang dilaksanakan oleh PT. Global Bisnis (IGIST) sudah terdaftar di BKPM.

BKPM merupakan sebuah instansi pelayanan
penanaman modal yang didirikan oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk menerapkan penegakan hukum secara efektif terkait penanaman modal (baik asing-maupun non asing) di dalam negeri. Kedudukan BKPM saat ini adalah badan pemerintahan bersifat non departemen. Badan ini bekerja langsung di bawah instruksi Presiden RI dan bertanggung jawab langsung kepadanya.

SEJARAH BKPM
Badan Koordinasi Penanaman Modal (bahasa Inggris: Investment Coordinating Board) adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang bertugas untuk merumuskan kebijakan pemerintah di bidang penanaman modal, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Badan ini didirikan sejak tahun 1973, menggantikan fungsi yang dijalankan oleh Panitia Teknis Penanaman Modal yang dibentuk sebelumnya pada tahun 1968.
Dengan ditetapkannya Undang-Undang tentang Penanaman Modal pada tahun 2007, BKPM menjadi sebuah lembaga Pemerintah yang menjadi koordinator kebijakan penanaman modal, baik koordinas antar instansi pemerintah, pemerintah dengan Bank Indonesia, serta pemerintah dengan pemerintah daerah maupun pemerintah daerah dengan pemerintah daerah. BKPM juga diamanatkan sebagai badan advokasi bagi para investor, misalnya menjamin tidak adanya ekonomi biaya tinggi.

Download File Lengkap KLIK DISINI



 
Author : Dias Alan | Investasi Jabon
Copyright © 2011. indojabon.com | Investasi Jabon I-GIST - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Web Design by Dias Alan | SEO by Google